Fungsi Seksual Pada Akseptor Kb Di Kampung Sumulagung Cikunir Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2019

JIKP

  • Annisa Rahmidini Lesmana Stikes Respati Tasikmalaya
Keywords: Akseptor KB, Fungsi Seksual, KB Hormonal

Abstract

Penurunan fungsi seksual menjadi masalah bagi akseptor, karena mengganggu keutuhan rumah tangga yang akhirnya berpengaruh terhadap kondisi yang tidak harmonis, perceraian, terpisahnya anak dari keluarga yang utuh. Tujuan penelitian mengetahui gambaran fungsi seksual pada askeptor KB di Kampung Sumulagung Cikunir Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2019. Jenis penelitian kuantitatif metode deskriptif, sampel sebanyak 25 Akseptor KB Hormonal dengan teknik pengambilan sampel random sampling. Instrumen menggunakan kuesioner FSFI. Metode kontrasepsi hormonal merupakan faktor risiko yang mempengaruhi kejadian disfungsi seksual akseptor KB hal tersebut karena kandungan hormon yang dapat mempengaruhi fungsi fisiologis hormonal dari responden sehingga dapat menimbulkan gangguan seksual (gangguan hasrat, bangkit/gairah, gangguan kepuasan ataupun gangguan lubrikasi serta nyeri).

References

Angga JS dkk. (2010). Prevalensi Disfungsi Seksual Berdasarkan Female Sexual Function Index dan Persepsi Perempuan Pengantin Baru di Kelurahan Jati dan FaktorFaktor yang Berhubungan. Universitas Indonesia.

Casey PM, Maclaughlin KL, F. S. (2016). Impact of Contraception on Female Sexual Function. Journal of Women’s Health.

Christiani, C., Diah, C., & Bambang, W. (2013). Faktor- faktor yang Mempengaruhi Pemakaian Metode Jenis- Jenis Kontrasepsi. Serat Acitya-Jurnal Ilmiah.

David D. Depo Provera. (2012). Medroxyprogesterone Acetate.

Glasier, A., & Gebbie, A. (2016). Family Planning/Contraception. In International Encyclopedia of Public Health. https://doi.org/10.1016/B978-0-12-803678-5.00155-7

Goldstein I. (2007). Female Sexual Dysfunction and The Central Nervous System. The Journal of Sexual Medicine, Wiley Online Library,. The Journal of Sexual Medicine, Wiley Online Library.

Handayani E. (2013). Perbedaan Fungsi Seksual Wanita Premenopause dan Pascamenopause Dengan Menggunakan Score Index Fungsi Seksual Wanita (FSFI Score) di RSUP H.Adam Malik Medan dan RS Jejaring. Universitas Sumatera Utara Repository.

Jaafarpour M, Khani A, Khajavikan J, S. Z. (2013). Female Sexual Dysfunction: Prevalence And Risk factors. Journal of Clinical And Diagnostic Research., 7(12).

Kariman N, Sheikhan Z, Simbar M, Zahiroddin A, A. B. A. (2017). Sexual Dysfunction in Two Types of Hormonal Contraception: Combined Oral Contraceptives Versus Depot Medroxyprogesterone Acetate. Journal of Midwifery and Reproductive Health, 5(1), 806–813.

Masita. (2015). Hak Reproduksi Pengaturan Jumlah Anak Dan Pemilihan Alat Kontrasepsi. Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Mulyani Ns. (2013). Keluarga Berencana dan Alat Kontrasepsi. In Keluarga Berencana dan Alat Kontrasepsi. https://doi.org/10.1300/J153v04n01_13

Pastor Z, Holla K, C. R. (2013). The Influence of Combined Oral Contraceptives On Female Sexual Desire: a Systemic Review. The European Journal of Contraception And Reproductive Health Care, 18, 27–43.

Rismawati, S. (2012). Unmet Need: Tantangan Program KB dalam menghadapi ledakan penduduk 2030. Bandung: Magister Kebidanan Fakultas Kedokteran UNPAD Bandung.

Riyanti, E., Nurlaila, N., & Ningsih, T. R. (2015). Gambaran Pemakaian dan Kepatuhan Jadwal Penyuntikan Ulang Kontrasepsi Suntik. Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan. https://doi.org/10.26753/jikk.v11i1.102

Saputra M, S. (2014). Perbandingan Angka kejadian Disfungsi Seksual Menurut Skoring FSFI Pada Akseptor IUD dan Hormonal di Puskesmas Rajabasa Bandar Lampung. Med J Lampung Univ., 3(1), 69–78.

Scott, A., & Glasier, A. (2006). Evidence based contraceptive choices. In Best Practice and Research: Clinical Obstetrics and Gynaecology. https://doi.org/10.1016/j.bpobgyn.2006.03.002

SDKI. (2013). Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia. In Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia. https://doi.org/0910383107 [pii]r10.1073/pnas.0910383107

Shahnazi M, Bayatipayan S, Khailil AF, Kochaksaraei, Jafarabadi MA, B., & KG, et al. (2015). Comparing The Effects Of The second And Third Generation Oral And, Contraceptives On Sexual Functioning. Iranian Journal of Nursing, Midwifery Research, 20(1).

Sudarti, K., Prasetyaningtyas, P., & Artikel, I. (2011). Jurnal Dinamika Manajemen Peningkatan Minat dan Keputusan Berpartisipasi Akseptor KB. JDM.

World Health Organization. (2011). Family planning: A Global Handbook of Providers. 2011th ed. Baltimore And Geneva: United States Agency For International Development.

Published
2020-12-30
Section
Articles