Efek Paket Sejahtera Terhadap Kemampuan Perempuan Menopause Dalam Mengatasi Perubahan Fisik, Seksual Dan Psikologis Di Kota Depok Tahun 2019

Jurnal Ilmiah Kesehatan Pencerah

  • Cut Mutiya Bunsal Mahasiswa Program Magister Keperawatan Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Irna Nursanti Dosen Program Magister Keperawatan Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Natsir Nugroho Dosen Program Magister Keperawatan Universitas Muhammadiyah Jakarta
Keywords: Kemampuan, Menopause, Perubahan fisik, Seksual, Psikologis

Abstract

Masalah kesehatan pada usia menopause yang terjadi melalui perubahan ketidak seimbangan hormon yang berdampak pada fisik, seksual dan psikologis seringkali membuat perempuan menopause masih belum mengerti tentang cara mengatasinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efek paket sejahtera terhadap kemampuan perempuan menopause dalam mengatasi perubahan fisik, seksual dan psikologis. Metode penelitian quasi eksperiment dengan pendekatan pre-post test control desain dengan pengambilan sampel purposive sampling diperoleh 60 responden yang dibagi dalam kelompok intervensi dan kontrol. Analisa data menggunakan distribusi frekuensi untuk analisis univariat dan menggunakan uji Wilcoxon pada analisis bivariat. Hasil analisis disimpulkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata pengetahuan, sikap, dan keterampilan  sebelum dan sesudah diberikan paket sejahtera (p value = 0,000 < α 0,05) pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol.

References

Akahoshi M, dkk. 2010. Pengaruh Body Mass Index di Usia Menopause. International Journal of Obesity 26(7):961-968.

Badan Pusat Statistik .(2018). Berita Resmi Statistik;Indeks Pembangunan Manusia 2017. No. 33/04/Th. XXI, 16 April 2018. Jakarta.

Badan Pusat Statistik Kota Depok. (2018). Kota Depok Dalam Angka. Jakarta.

Kemenkes, RI. (2015). Pedoman Pelayanan Kesehatan Reproduksi Terpadu di Tingkat Pelayanan Kesehatan Dasar. Jakarta .

Kemenkes RI. (2016). Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan (BPPSDM); Kesehatan Reproduksi dan Keluarga Berencana. Jakarta.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA). (2015). Rencana Strategis Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Tahun 2015-2019.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA). (2015).Pembangunan Manusia Berbasis Gender. Jakarta

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA). (2016). Profil Perempuan Indonesia 2016. Jakarta.

Lestari, D. (2010). Seluk Beluk Menopause. Yogyakarta. Gerai Ilmu.

Maita, L., Nurlisis, & Pitriani, R. 2013. Karakteristik Wanita dengan Keluhan Masa Menopause di Wilayah Kerja Puskesmas Rejosari. Jurnal Kesehatan Komunitas. Vol. 2, No. 3)

Palupi, Sri. 2012. Persoalan Psikologis Wanita Menopause. Fakultas Dakwah Sunan Kalijaga Yogyakarta Tahun 2012, Mei.

Tahereh Eftekhar, dkk. 2016. Female Sexual Function During the Menopausal Transition in a Group of Iranian Woman. Jurnal of Family Reproductive Health. Iran Indrayani T, Rika Sofiyanti. 2017.

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Penurunan Hubungan Seksual Pada Ibu Menopause di Desa Kadu Madang. Jurnal Ilmu dan Budaya, Vol. 40, No. 55.

Wang. M,dkk. 2018. Age at Natural Menopause and Associated Factors in adult Women: Fidnings From The China Kadoorie Biobank Study in Zhejiang Rural Area. Research Article; Plos One. China

Published
2020-06-16
Section
Articles