HUBUNGAN SENAM PROLANIS TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI UPTD PUSKEMAS LOMPOE KOTA PAREPARE

Jurnal Ilmiah Kesehatan Iqra

  • I Dayanti Petugas Kesehatan Puskesmas Lompoe, Kota Parepare
Keywords: Senam Prolanis, Tekanan darah, Hipertensi

Abstract

Senam prolanis adalah sistem pelayanan kesehatan dan pendekatan proaktif yang dilaksanakan terintegrasi yang melibatkan peserta, fasilitas kesehatan dan pemeliharaan kesehatan agar peserta kesehatan BPJS Kesehatan BPJS menderita penyakit kronis untuk mencapai kualitas hidup yang optimal dan biaya pelayanan kesehatan yang efektif dan efisien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan senam prolanis terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah penderita hipertensi yang datang ke Klinik untuk melakukan senam prolanis dengan menggunakan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Hasil penelitian dengan uji pearson chi-square dengan signifikansi (α = 0,05), yaitu ada hubungan yang signifikan antara senam prolanis dengan penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di Puskesmas Lompoe Kota Parepare Tahun 2019, diperoleh nilai 0,000 ˂ p = 0,05 (α). Diharapkan hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai masukan bagi lembaga kesehatan tentang faktor-faktor yang mempengaruhi penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi.

References

Agoes, A. (2011). Penyakit di Usia Tua. Jakarta: EGC.
BPJS. (2014). Panduan Klinis Prolanis Hipertensi. 2014: BPJS Kesehatan.
Bustan, M. (2015). Manajemen Pengedalian Penyakit Tidak Menular. Jakarta: Rineka Cipta.
Cahyono. (2017). Gaya Hidup dan Penyakit Modern. Jakarta: Kanisius.
Dalimartha, & Setiawan. (2008). Care your self Hipertensi. Jakarta: Penebar Plus.
Idrus, F. (2018). Panduan Praktis Prolanis . Jakarta.
Kemenkes. (2013). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2013. Jakarta: www.depkes.go.id.
Kemenkes, R. (2013). Riset Kesehatan Dasar. Jakarta: Badan Litbangkes Depkes RI.
Kurniadi, H., & Nurrahmani, U. (2014). Stop Diabetes, Hipertensi, Kolesterol Tinggi, Jantung Koroner. Yogyakarta: Nuha Medika.
Muninjaya, A. (2015). Manajemen Mutu Pelayanan Kesehatan. Jakarta: EGC.
Pudiastuti, R. (2013). Penyakti - penyakit mematikan. Yogyakarta: Nuha Medika.
Rosdiana, A., Raharjo, B., & Indarjo, S. (2017 ). Implementasi Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis). HIGEIA (Journal Public Healt Res Dev) , 140-150.
Sitorus, R. (2005). Gejala Penyakit dan Pencegahannya. Bandung: Yrama Widya.
Suiraoka, I. (2012). Penyakit Degeneratif. Yogyakarta: Nuha Medika.
Published
2019-12-23
Section
Articles