HUBUNGAN KARAKTERISTIK MASYARAKAT DESA CARAWALI KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG DENGAN TINGKAT PENGETAHUAN TERHADAP PENGGUNAAN ANTIBIOTIK

Jurnal Ilmiah Kesehatan Iqra

  • Nuraeni Syarifuddin STIKES Muhammadiyah Sidrap
  • Kassaming Kassaming STIKES Muhammadiyah Sidrap
  • Nur Laela STIKES Muhammadiyah Sidrap
  • Syamsidar Syamsidar STIKES Muhammadiyah Sidrap
Keywords: Karakteristik Masyarakat, Pengetahuan, Penggunaan Antibiotik

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan karakteristik masyarakat Desa Carawali Kabupaten Sidenreng Rappang dengan tingkat pengetahuan terhadap penggunaan antibiotik. Metode penelitian ini yaitu deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dari penelitian ini yaitu masyarakat Di Desa Carawali Kabupaten Sidenreng Rappang sebanyak 96 responden menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Uji statistik chi square didapatkan hasil penelitian bahwa ada hubungan antara usia dengan tingkat pengetahuan responden terhadap penggunaan antibiotik dengan nilai signifikan p = 0,001. Ada hubungan antara pendidikan dengan tingkat pengetahuan tentang penggunaan antibiotik dengan nilai signifikan p = 0,000. Ada hubungan antara pekerjaan dengan tingkat pengetahuan tentang penggunaan antibiotik dengan nilai signifikan p = 0,001 yang lebih kecil dari nilai α = 0,05. Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara karakteristik masyarakat Desa Carawali Kabupaten Sidenreng Rappang dengan tingkat pengetahuan terhadap penggunaan antibiotik. Diharapkan kepada tenaga kesehatan Agar membina dan meningkatkan pengetahuan masyarakat, melakukan pelatihan dalam rangka peningkatam pengetahuan penggunaan antibiotik yang tepat.

References

Center for Indonesian Veterinary Analytical Studies (CIVAS). 2017. Ancaman Resistensi Antimikroba. Retrieved June 9, 2017, from http://civas.net/2017/02/01/ancaman-resistensiantimikroba.
Gould IM, Bal AM. New antibiotic agents in the pipeline and how they can overcome microbial resistance. Virulence. 2013;4(2):185–191. [PMC free article] [PubMed] [Google Scholar].
Kementerian Kesehatan RI. Pedoman penggunaan antibiotik. Jakarta: Departemen Kesehatan RI; 2011.
Kuncara,Jauhari Aji. 2015. Tingkat Pengetahuan Masyarakat tentang Penggunaan Antibiotika di Dusun Rannaya Desa Pa’bentengan Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa.Makassar : Poltekkes Kemenkes Makassar Jurusan Farmasi.
Latifiana Umi. 2007. Faktor-Faktor Yang Berpebgaruh Terhadap Kepatuhan Pasien Terhadap Penggunaan antibiotika Oral Sesuai Resep Dokter. Skripsi Thesis. Universitas Airlangga Surabaya.
Levy SB. 1998. The challenge of antibiotic resistance. Scientific American, March, 1 – 11.
Michael CA, Dominey-Howes D, Labbate M. The antibiotic resistance crisis: causes, consequences, and management. Front Public Health. 2014;2:145. [PMC free article] [PubMed] [Google Scholar]
Mahardika A.C, Dewi dan Farida Yeni. 2018. Tingkat Pengetahuan pasien rawat jalan tentang Penggunaan Antibiotika di Puskesmas Wilayah Karanganyar. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sebelas Maret. Jawa Tengah.
Notoatmodjo, S, 2003. Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: P.T Rineka Cipta.
Putri Chotimah Kusuma. 2017. Evaluasi tingkat pengetahuan masyarakat tentang Penggunaan Antibiotik Di Kabupaten Klaten Universitas Muhammadiyah Surakarta. Publikasi Ilmiah. Surakarta.
Russell A. D. (2004). Types of antibiotics and synthetic antimicrobial agents. In: Denyer S. P., Hodges N. A. & German S. P. (eds.) Hugo and Russell‟s pharmaceuticalmicrobiology. 7th Ed. Blackwell Science, UK. Pp. 152-186.
WHO. 2018. Drug resistance : Antimicrobial use. World Health Organization Programmes and Projects. http://www.who.int/drugresistance/use/en/ (diakses 5 Maret 2014).
Widayati, A., Suryawati, S., de Crespigny, C., Hiller, J.E. 2011. Beliefs About the Use of Nonprescribed Antibiotics Among People in Yogyakarta City. Indonesia: A Qualitative Study Based on the Theory of Planned Behavior. Asia Pac. J. PublicHealth.
Published
2019-09-18
Section
Articles