HUBUNGAN FREKUENSI RIWAYAT SEKSIO SESAREA DENGAN KEJADIAN PLASENTA PREVIA DI RSIA PERTIWI KOTA MAKASSAR PERIODE TAHUN 2015-2017

Jurnal Ilmiah Kesehatan Iqra

  • Dwi Andina Farzani University of Muhammadiyah Makassar
  • Dito Anurogo University of Muhammadiyah Makassar
  • Amelia Astrid Mulyadi Undergraduate Student, University of Muhammadiyah Makassar
Keywords: Seksio sesarea, Plasenta previa

Abstract

Seksio sesarea adalah tindakan dengan melakukan insisi atau sayatan pada dinding uterus atau abdomen untuk mengeluarkan janin. Plasenta previa merupakan kelainan letak plasenta, yaitu pada segmen bawah uterus sehingga menutup jalan lahir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan frekuensi riwayat seksio sesarea dengan kejadian plasenta previa. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan menggunakan pendekatan case control untuk mengetahui mengetahui hubungan frekuensi riwayat seksio sesarea dengan kejadian plasenta previa di RSIA Pertiwi kota Makassar periode 2015-2017. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu bersalin di RSIA Pertiwi tahun 2015-2017 dengan sampel penelitian berjumlah 48 sampel dan menggunakan perbandingan sampel kasus dan sampel kontrol (1:1) dimana 48 ibu dengan mengalami plasenta previa dan 48 ibu tidak mengalami plasenta previa. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu dengan riwayat seksio sesarea > 2x dan mengalami plasenta previa sebanyak 11 kasus (22,9%), ibu dengan riwayat seksio sesarea > 2x dan tidak mengalami plasenta previa sebanyak 3 kasus (6,3%). Kemudian ibu yang tidak memilik riwayat seksio sesarea atau dengan riwayat seksio sesarea < 2x dan mengalami plasenta previa sebanyak 37 kasus (77,1%) dan ibu yang tidak memilik riwayat seksio sesarea atau dengan riwayat seksio sesarea < 2x dan tidak plasenta previa sebanyak 45 kasus (93,8%). Hasil uji statistik chi-square didapatkan nilai P = 0,021. Sehingga disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara riwayat seksio sesarea dengan kejadian plasenta previa. Diharapkan dapat dilakukan penelitian lanjutan mengenai seksio sesarea dengan kejadian plasenta previa dengan metode yang berbeda.

References

Ayesha et al (2009). Frequency of Placenta Previa with Previous C-Section. Department of Surgery, Obstetrics & Gynaecology, Sir Ganga Ram Hospital/Fatima Jinnah Medical College Lahore (Vol. 3 No.3).
Chalik, T.M.A (2010). Perdarahan pada Kehamilan Lanjut dan Persalinan, Dalam : Ilmu Kebidanan Sarwono Prawirohardjo. Jakarta: PT. Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.
Gibbons L, et al (2010). The global numbers and costs of additionally needed and unnecessary caesarean section sperformed per year: overuse as a barrier to universal coverage [Internet]. Vol. 30, World health report. Geneva, Switzerland. Available: http://www.who.int/healthsystems/topics/financing/healthreport/30Csectioncosts
Gurol-Urganci, et al (2011). Risk of Placenta previa in second birth after firts birth cesarean section : a pupulation-based study and meta-analysis. Journal BMC Preganancy ang Childbirth.
Manuaba, I.B.G (2010). Perdarahan antepartum, Dalam : Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan, dan KB, Edisi 2, Jakarta : EGC.
Mochtar, Rustam (2012). Sinopsis Obstetri: Sinopsis Fisiologi-Obstetri Patologi. Jilid II Edisi ke-3. Jakarta: EGC.
Saifuddin, Abdul Bari (2014). Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal, Jakarta: PT. Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.
Swetha, Bellala (2016). Study on Association of Placenta Previa with Previous Cesarean Section Pregnancy. IOSR Journal of Dental and Medical Sciences – Volume 15, Issue 5 Ver. IV Mei : 60-63.
Sury, Tati (2012). Persentase Operasi Caesaria di Indonesia Melebihi Standard Maksimal, Apakah Sesuai Indikasi Medis?. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan – Vol. 15 No. 4 : 331–338.
Published
2019-09-17
Section
Articles